Siti Fatimah, Ketua LSM WIB, Ingatkan anggota DPRD Sidoarjo Agar Takut Siksa Kubur
KPK Jangan Ragu Untuk Menangkap Gus Muhdlor
Sidoarjo, JP (02-05-2024)
Puluhan anggota DPP Waktu Indonesia Bergerak (WIB) turun ke jalan-jalan di Sidoarjo Kamis (02/05) lalu menyuarakan keresahannya pada tindak pidana korupsi yang terjadi di Sidoarjo.
" Kita DPP WIB yang berkantor pusat di Jakarta, sangat prihatin dengan kondisi korupsi yang terjadi di Sidoarjo..." kata Siti Fatimah dalam orasi nya di depan Rumah Dinas Bupati, Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo.
Siti Fatimah dan massa pendukung nya juga menyatroni kantor DPRD Kabupaten Sidoarjo dan kembali menyuarakan kegetirannya pada kondisi penegakan hukum di Sidoarjo.
" Bapak Bapak KPK jangan ragu-ragu untuk menangkap Bupati yang sudah jadi tersangka Mudhlor .."
" Pak Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo, Pak Usman, jangan diam saja, kenapa tidak memanggil Bupati di Gedung DPRD ...?"
" Melindungi Koruptor ...apa kalian semua tidak takut siksa kubur ?...."
" Ini sudah jadi tersangka ...jangan takut Bapak Bapak KPK ...tangkap saja Bupatu Muhdlor..." kata Siti Fatimah.
Gus Muhdlor sendiri sudah ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK, akan tetapi pengacara Bupati muda Sidoarjo itu, melakukan tindakan perlawanan hukum. Gus Muhdlor sendiri melakukan perlawanan hukum di sidang pra peradilan tanggal 6 Mei di Jakarta.
Meski telah ditetapkan sebagai tersangka Gus Muhdlor masih terus melaksanakan tugas sebagai Bupati sebagai mana biasa. Bahkan akhir Minggu yang lalu putra Pemilik Pondok Pesantren Bhumi Sholawat Sidoarjo itu masih berkesempatan melantik ratusan pejabat Kabupaten, setelah Kementerian dalam negeri memberikan ijin dispensasi pelantikan pejabat, yang sebelumnya dilarang dilakukan 6 bulan sebelum Pelaksanaan Pilkada Kepala Daerah (SJHW)

